Dari kiri, Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah, Ketua Komisi IV, Mohammad dan anggota, Jumanto (Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Gresik terpaksa harus hutang dan patungan untuk pembiayaan sejumlah kegiatan di awal tahun 2024.
Sebab, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 yang sudah dialokasikan untuk menopang pembiayaan kerja-kerja legislatif belum bisa cair.
BACA JUGA:
- KIPG Genap 40 Tahun, Inovasi Insan Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Rp154 Miliar
- Tinjau Kopdes Merah Putih di Gresik, Tim Kantor Staf Presiden Harap Gerai Segara Terisi
- Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Mengapung di Kanal Desa Jonggrang Magetan
- Isyarat Anggaran MBG Rp268 Triliun Bakal Susut Menguat Usai Rencana Pemerintah Hitung Ulang
'Belum bisa cair. Karena itu, untuk kegiatan rapat kerja legislatif seperti di hotel pembiyayaannya masih hutang," ucap Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Saidah kepada BANGSAONLINE.com, Senin (8/1/2024).
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mohammad menyebut untuk starting (memulai) kerja-kerja legislatif awal tahun 2024, komisi yang dipimpinnya melakukan rapat
Salah satu agendanya, membahas kegiatan awal tahun. Seperti, kunjungan kerja baik kunjungan kerja dalam daerah (KKDD), maupun kunjungan kerja luar daerah (KKLD).
Dikatakannya, dalam rapat komisi ini salah satu usulan adalah KKLD ke Kabupaten Magetan.
Hal tersebut untuk mempelajari sejumlah program terkait Komisi IV untuk dijadikan rujukan dalam pengawasan program serupa.
Namun, anggota komisi terkendala pembiayaan baik untuk hotel dan akomodasi lain yang dilegalkan perundangan, sebab terbentur anggaran.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




