Daftar ke PDIP Gresik, Gerindra Bangun Koalisi Gemuk di Pilkada 2024

Daftar ke PDIP Gresik, Gerindra Bangun Koalisi Gemuk di Pilkada 2024 Asluchul Alif (tiga dari kanan) saat menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon bupati ke Ketua PDIP Gresik, Mujid Riduan. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC Gerindra Gresik, Asluchul Alif, mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) ke PDIP, Rabu (1/5/2024). Kehadirannya bersama para pengurus partai diterima langsung oleh Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan.

Didampingi Siti Muafiyah selaku bendahara DPC PDIP Gresik beserta para pengurus, Mujid menyampaikan bahwa Alif merupakan pendaftar pertama sejak penjaringan calon kepala daerah (cakada) partai berlambang banteng dengan moncong putih itu dibuka pada akhir bulan lalu. 

"Mas Alif sebagai pendaftar pertama sejak kami membuka pendaftaran pada 29 April," ujarnya.

Dikatakan, penjaringan cakada merupakan mekanisme dari DPP yang harus dijalankan oleh DPC dalam menghadapi pilkada 2024.

"PDIP punya 2 mekanisme dalam penjaringan cakada, internal dan eksternal untuk pendaftar masyarakat umum. Sementara internal akan kami lakukan melalui rapat kerja cabang (rakercab)," kata Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

"Baik penjaringan internal maupun eksternal akan dikirim ke DPP. Semua sama-sama peluang direkom DPP," imbuhnya.

Ia menyebut, ada sejumlah tahapan yang akan dijalani oleh pendaftar cakada, seperti fit and proper test, survei, dan lainnya.

Dalam menghadapi Pilkada Gresik 2024, PDIP tidak bisa memberangkatkan pasangan calon (paslon) bacabup dan bacawabup sendiri, karena hanya meraih 9 kursi pada Pemilu 2024 dan tidak memenuhi syarat dari Undang-Undang Pemilu.

"Makanya, PDIP butuh koalisi dengan parpol lain," pungkasnya.

Sementara itu, Alif mengaku sengaja daftar hari Rabu (1/5/2024) karena merupakan hari baik.

"Hari Senin dan Selasa setelah menunggu ternyata tidak ada yang mendaftar. Sehingga, saya pendaftar pertama," katanya.

Dikatakan, kedatangannya ke PDIP Gresik selain mendaftar sebagai bacabup, juga bentuk keseriusan Gerindra untuk membangun koalisi yang besar.

"Mudah-mudahan PDIP bisa koalisi dengan Gerindra, karena target kami membangun koalisi besar. Karena kalau koalisi besar untuk menenangkan paslon peluang lebih besar," tuturnya.

Ia menambahkan, Geridra juga punya mekanisme sama seperti PDIP dalam penentuan paslon diusung pada Pilkada Gresik 2024.

"Mekanismenya sama, kita kirim ke DPP dan yang punya wewenang merekom DPP," ucapnya. (hud/mar)