Asluchul Alif
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bakal calon bupati (bacabup) dari Gerindra, Asluchul Alif, sangat optimis bisa memenangkan Pilkada Gresik 2024. Keyakinan itu karena elektabilitasnya terus naik signifikan.
"Dalam dua kali survei yang dilakukan The Republik Institut, hasil elektabilitas saya terus naik, bahkan dalam survei kedua kenaikannya sangat signifikan," ucap Alif kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (3/7/2024).
BACA JUGA:
- Kukuhkan Pengurus Kipan, Wabup Gresik Ingatkan 25 Desa Masih Kategori Zona Merah Narkoba
- Berangkatkan Peserta Jalan Sehat Harkopnas ke-78, Wabup Gresik: Pemkab Tumbuh Bersama Koperasi
- Kejari Gresik Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada 2024
- Plt Bupati Gresik Beberkan Pencapaian 100 Hari Kerja Pemerintahan Yani-Alif, Apa Saja?
Ia lantas mengungkap hasil survei elektabilitas tiga bakal calon bupati (bacabup) yang dilakukan The Republik Institut, yakni petahana Fandi Akhmad Yani, Asluchul Alif, dan M. Syahrul Munir.
Survei dilakukan dua kali atau selama 6 bulan terakhir, yakni pada periode Desember 2023 hingga Januari 2024 dan 1-10 Juni 2024.
Hasilnya, elektabilitas Fandi Akhmad Yani merosot dari 53,7% menjadi 39,2%. Sementara Alif justru naik tajam dari 8,1% menjadi 31,9%. Adapun Syahrul survei pada awal Juni dengan hasil 8,7%.
Alif mengaku bersyukur dan senang dengan kenaikan hasil survei satu bulan menjelang pendaftaran pasangan bacabup-bacawabip 27-29 Agustus mendatang.
"Alhamdulillah 1-2 bulan deklarasi mencalonkan diri sebagai bakal Calon Bupati Gresik respons masyarakat positif. Terbukti dengan meroketnya elektabilitas saya," jelas Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini.
Survei sendiri melibatkan 800 masyarakat se-Kabupaten Gresik secara acak dari masyarakat mulai gen-Z (usia hingga 23 tahun), milenial (usia hingga 40 tahun), dan tua (usia 40 tahun ke atas).
Kenaikan elektabilitas Alif diketahui berasal dari dukungan kalangan pemilih pemula berusia 17-19 tahun dan pemilih muda 20-29 tahun.
Hal itu tak bisa dilepaskan dari keaktifan suami dari dr. Shinta Puspitasari dalam bersosial media seperti Instagram dan TikTok.
"Saya hampir setiap hari mengupload kegiatan dan berbagi pengalaman di medsos. Ini sebagai upaya mendapatkan komunikasi dengan anak muda dan mendapatkan masukan dari mereka," ungkap Direktur RS Fathma Medika Gresik ini.
Ia mengakui masih banyak orang yang belum menentukan pilihan. Hal itu menurutnya hal yang wajar.
Terlebih, belum ada pasangan bacabup dan bacawabup yang fix akan maju pada Pilkada Gresik 2024.
"Semoga dengan munculnya 3 kandidat bacabup, masyarakat punya banyak pilihan dan semua calon bisa lebih menonjolkan gagasan untuk Gresik lebih baik lagi," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




