Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari PKB, Rudi Hartono.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari PKB, Rudi Hartono, merasa geram melihat tingkah oknum yang merintangi proses lelang proyek revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo.
"Saya minta BLPBJ tetap melakukan fungsi dan tugas profesional. Jika ada oknum yang merintangi, abaikan. Kami siap berada di barisan depan hadapi mereka," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (16/7/2024).
BACA JUGA:
- Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Dukung Wacana Gaji PPPK Ditanggung APBN
- Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Infrastruktur Desa Wisata Ramah Lingkungan
- Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Pemuda Bergerak dari Organisasi ke Aksi Nyata
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
"Pegawai yang di tempatkan BLPBJ pada Pokja pelelangan harus tegas. Jika ada oknum LSM datang dengan cara tidak baik, minta menang lelang proyek, laporkan ke APH. Ini negara hukum, bukan negara Preman," imbuhnya.
Ia menyatakan, sebagai warga negara yang baik tentu harus mentaati aturan yang ada, dan proses lelang juga harus berjalan sesuai dengan aturan. Pada intinya, pemerintah juga menginginkan ada kemajuan dalam pembangunan di Kabupaten Pasuruan.
"Kita percayakan saja kepada pemerintah. Toh intinya kita juga ingin membangun Kabupaten Pasuruan maju," pungkasnya. (afa/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




