Surokim
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Surokim, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura berharap paslon kontestan Pilbup Bangkalan menyuguhkan gagasan untuk jangka panjang dalam acara debat yang diselenggarakan KPU.
Dirinya yang juga panelis debat melihat jawaban kandidat yang dilontarkan dari pertanyaan yang didapat masih membahas isu-isu normatif yang ada saat ini.
BACA JUGA:
- Mahasiswa FKIP UTM Raih Medali Perunggu POMNAS 2025 di Cabor Pencak Silat
- Tim KKN Tematik UTM Gelar Sosialisasi Penguatan Poklahsar di Desa Tanjung Pamekasan
- UTM Siap Wujudkan Kampus Berdampak, Berbagai Riset Bakal Dilakukan untuk Kebermanfaatan Masyarakat
- KPU Umumkan Lukman-Fauzan Sebagai Pemenang Pilbup Bangkalan 2024
"Seorang pemimpin saat ini tidak cukup berfikir kekinian, akan tetap berfikir future practice (orientasi masa depan)," kata Surokim kepada BANGSAONLINE, Kamis (10/10/2024)
Menurutnya, pemimpin masa depan harus mempunyai gagasan untuk masa depan sehingga dapat membawa perkembangan bagi Kabupaten Bangkalan.
"Harapannya ada jawaban yang progresif, tidak hanya isu politik dan para paslon mampu memunculkan terobosan dan langkah-langkah baru," ucapnya.
Surokim ingin agar para kandidat paslon Cabup-Cawabup melahirkan keberanian dan inovasi berpikir tentang masa depan.
"Untuk mengantarkan Bangkalan lebih makmur dan sejahtera, pemimpinnya harus berfikir out of the box," ujar Surokim.
Sebab, Surokim menilai masyarakat Bangkalan butuh pemimpin masa depan yang berpikir progresif. Baik dari policy strategy maupun perencanaan kemajuan ekonomi masa depan.
"Oleh sebab itu, para kandidat tidak cukup memahami persoalan hanya sebatas konteks saja, Harus mampu memahami persoalan hingga ke kontekstual. Sehingga lahir inovasi untuk masyarakat dan bukan sekadar urusan politik," pungkasnya (uzi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




