Cabup Ahmad Amir Aslichin teken komitmen dengan pemuda Sidoarjo, Jumat (11/10/2024) malam. Foto: Ist.
Dalam rencana program kerjanya, Iin menjelaskan pentingnya pengelolaan dana desa untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Dia menekankan perlunya fasilitas umum yang memadai serta pengelolaan yang baik di setiap dusun untuk menciptakan suasana nyaman bagi masyarakat.
"Kami ada program dana dusun sebesar Rp 300-Rp 500 juta per tahun di masing-masing dusun. Anggaran itu bisa digunakan untuk pencegahan banjir, pengelolaan dusun agar menjadikan kawasannya asri, tertata rapi, fasilitas umum yang memadai, maka mentalitas kita akan aman dan nyaman. Dan jika hal itu sudah terwujud, maka masyarakat Sidoajro lebih sejahtera," beber Iin yang berpasangan dengan Cawabup Edy Widodo.
Di depan peserta diskusi yang didominasi anak muda, Cabup yang diusung PKB, PDIP, PAN, Nasdem, PPP serta sejumlah parpol non parlemen ini, juga berbicara tentang potensi pariwisata Sidoarjo
Dengan memanfaatkan keberadaan Bandara Internasional Juanda sebagai pintu gerbang destinasi wisata, ia menyebutkan gagasan untuk mengembangkan wisata. Yakni melalui wisata pendidikan dan olahraga, yang bisa menarik perhatian dari luar daerah.
"Wisata pendidikan dan olahraga akan menjadi salah satu fokus kami. Kami akan menjadikan Sidoarjo sebagai tempat yang menarik untuk belajar dan berkompetisi," tandas lulusan The University of Melbourne, Australia itu.
Selain berdiskusi menyampaikan sejumlah gagasannya, dalam kesempatan tersebut, Iin juga menandatangani komitmen untuk memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk berperan aktif ikut bersama-sama membangun Sidoarjo lebih maju. (sta/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




