Benarkah Penderita PCOS Tidak Bisa Hamil? Ini Penjelasannya. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) merupakan gangguan hormonal yang terjadi pada wanita di usia subur. PCOS sering dikaitkan dengan masalah kesuburan, tetapi bukan berarti penderita PCOS pasti mengalami kemandulan.
dr. Mila Maidarti, SpOG selaku spesialis Obstetri Ginekologi Konsultan Fertilitas RSCM mengatakan bahwa PCOS lebih tepat disebut sebagai subfertilitas, yakni menurunnya kemampuan untuk memiliki keturunan, bukan mandul sepenuhnya.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
"Pada pasien PCOS, biasanya tidak terjadi ovulasi setiap bulan, sehingga tidak ada sel telur yang siap dibuahi. Ini yang membuat mereka berisiko mengalami subfertilitas. Namun, bukan berarti mereka tidak bisa hamil. Dengan perawatan dan gaya hidup sehat, peluang kehamilan masih ada," ujar dr. Mila.
Mila menjelaskan bahwa PCOS merupakan penyebab utama gangguan ovulasi yang menyumbang sekitar 30 persen dari total masalah kesuburan. Dari angka tersebut, sekitar 80 persen di antaranya terkait dengan PCOS.
Pasien dengan PCOS sering kali memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, misalnya dua atau tiga bulan sekali. Hal itu mengindikasikan kemungkinan besar mereka tidak berovulasi.
Mila mempertegas bahwa bagi pasien obesitas, perbaikan gaya hidup seperti pola makan sehat dan olahraga teratur dapat sangat membantu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




