Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat saat menghadiri acara Muslimat di Puspa Agro, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Foto: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa santri di Jawa Timur akan menjadi garda terdepan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri acara Muslimat di Puspa Agro, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
Khofifah mengatakan peran santri semakin krusial berkat adanya Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai santri.
"Santri-santri Jawa Timur insyaallah paling siap menjemput rezeki Indonesia Emas 2045," kata khofifah.
Menurut Khofifah, setelah pemerintah menetapkan Hari Santri Nasional, Jawa Timur adalah provinsi yang pertama kali memiliki perda tentang pesantren.
Demikian pula agar bisa melaksanakan Perda Pesantren, Jawa Timur juga yang pertama kali memiliki Pergub Pesantren.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




