Koalisi CBD Kirim Hasil Analisis Ganja Medis ke DPR dan Presiden

Koalisi CBD Kirim Hasil Analisis Ganja Medis ke DPR dan Presiden Singgih Tomi Gumilang.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Koalisi et al. Indonesia menyerahkan policy brief atau ringkasan analisis terkait ganja medis ke dan Presiden Subianto. Dokumen bertajuk 'Urgensi Perbaikan Sistem Medis di Indonesia: Reklasifikasi Penggolongan Cannabidiol () untuk Kebijakan yang Berkeadilan' itu dikirim ke Komisi XIII, IX, dan III , serta Presiden melalui surat elektronik.

Henny Aryani selaku peneliti menyatakan bahwa dokumen ini dirancang untuk memberikan wawasan, dan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan dalam dunia medis, dengan harapan dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam revisi Undang Undang (UU) Narkotika.

Ia menyebut, policy brief ini menguraikan tinjauan ilmiah terkini mengenai manfaat bagi kesehatan, serta memuat studi kasus dari negara-negara yang telah melegalkan penggunaan untuk pengobatan medis.

"Kami menyusun dokumen ini dengan cermat untuk membuka wawasan pemerintah dan masyarakat, tentang peran potensial dalam mendukung kesehatan publik secara lebih luas," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima pada hari ini, Selasa (29/10/2024).

Diketahui, Henny telah menyelesaikan studi magisternya di Mahidol University, Bangkok, Thailand, dengan tesis bertema 'Mengkaji Potensi Legalisasi Ganja Medis di Indonesia: Analisis Perbandingan Kerangka Regulasi'.

Koalisi et al. Indonesia merupakan gabungan dari Yayasan Advokasi Bantuan Hukum (SIBAKUM), Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Yayasan Orbit Surabaya (YOS), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Jendela Keadilan (LBH JK), Yayasan Kuldesak, Yayasan Pantura Plus, dan Forum Akar Rumput Indonesia (FARI).

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Presiden Susun Komite Reformasi Kepolisian':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO