Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Pelangi Biru bersama operator KUA se-Kabupaten Tuban
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Program inovasi layanan terpadu "Pelangi Biru" yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban sukses menuai respons positif. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 1.000 pasangan pengantin baru di Bumi Wali telah merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Melalui program terintegrasi ini, pasangan yang baru melangsungkan akad nikah dapat langsung memperoleh pembaruan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan status pernikahan terbaru secara cepat dan tanpa dipungut biaya.
BACA JUGA:
- Pranata Humas Kemenag Tuban Dinobatkan Sebagai ASN Inspiratif, Cetak Rekor 592 Berita Dalam Setahun
- Perkuat Operasional Layanan, 16 KUA di Tuban Terima Bantuan Laptop dan Printer
- Kemenag Tuban Pastikan Layanan Nikah Tetap Optimal Meski Ada WFA
- Nihil Poligami, Sepanjang 2025 KUA Tuban Catat 8.081 Peristiwa Nikah
"Program ini belum genap setahun kita luncurkan, tapi sudah banyak yang menikmati," ujar Kepala Kemenag Tuban, Hj. Umi Kulsum, kepada wartawan di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Pelangi Biru di Aula Kemenag Tuban, Rabu (20/5/2026). Agenda tersebut turut dihadiri oleh seluruh operator KUA se-Kabupaten Tuban.
Umi Kulsum menjelaskan bahwa keberadaan Pelangi Biru memangkas birokrasi lama yang kerap menyita waktu masyarakat dalam mengurus dokumen pascapernikahan.
"Pelangi Biru manfaatnya luar biasa, sudah 1.000 pelayanan dinikmati para pengantin. Perubahan status pada dokumen kependudukan sangat berdampak, dan luar biasanya pelayanan pemberian KTP dan KK ini gratis kepada pengantin," bebernya.
Sebagai bagian dari program prioritas Kementerian Agama untuk mendongkrak kualitas pelayanan publik, Kemenag Tuban berkomitmen untuk terus mengevaluasi implementasi program di lapangan. Langkah sharing gagasan dan koordinasi berkala bersama tim teknis pun terus digencarkan demi meminimalisasi hambatan.
"Harus kita tingkatkan manfaatnya. Jika ada kendala, apa kendalanya, hari ini kita kumpulkan untuk sharing bersama tim Pelangi Biru yang digawangi Disdukcapil dan Kemenag Tuban. Yang belum maksimal ayo belajar bersama," ungkap Umi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




