Penyerahan bantuan laptop dan printer untuk 16 KUA.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 16 Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Tuban mendapatkan suntikan fasilitas baru berupa bantuan laptop dan printer. Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk menunjang kelancaran operasional serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat di tingkat kecamatan.
Bantuan Barang Milik Negara (BMN) yang bersumber dari Bimas Islam tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Tuban, Umi Kulsum, kepada para Kepala KUA di kantor Kemenag setempat pada Selasa (31/3/2026).
Dalam arahannya, Umi Kulsum menjelaskan bahwa total bantuan terdiri dari 10 unit printer dan 9 unit laptop. Ia menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan sarana prasarana di setiap KUA agar pengajuan fasilitas di masa mendatang dapat lebih tepat sasaran.
"Tahun ini mulai terlihat pemenuhan barang milik negara untuk KUA. Petakan kebutuhan masing-masing KUA untuk kemudian diusulkan," ujar Umi Kulsum.
Ia juga berpesan agar aset negara tersebut dirawat dan dipergunakan secara maksimal untuk kepentingan pelayanan publik.
"Semoga digunakan yang bermanfaat," tambahnya.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari, memerinci bahwa bantuan tersebut didistribusikan kepada 16 KUA. Namun, bantuan ini tidak mencakup KUA yang telah masuk program revitalisasi, yakni KUA Tuban Kota, KUA Soko, dan KUA Plumpang.
Rinciannya, bantuan printer disalurkan ke KUA Merakurak, Jenu, Montong, Singgahan, Parengan, Widang, dan Palang, ditambah tiga unit untuk operasional Bimas Islam. Sementara itu, bantuan laptop diberikan kepada KUA Kerek, Semanding, Grabagan, Tambakboyo, Bancar, Senori, Jatirogo, Bangilan, dan Kenduruan.
"Untuk bantuan laptop disalurkan kepada KUA Kerek, Semanding, Grabagan, Tambakboyo, Bancar, Senori, Jatirogo, Bangilan, dan Kenduruan," terang Mashari.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh salah satu penerima bantuan, yakni Kepala KUA Kerek, Muslimin. Ia mengaku sangat terbantu karena selama ini operasional kantor masih banyak mengandalkan perangkat pribadi milik pegawai.
“Selama bertahun-tahun, sarpras di KUA Kerek banyak menggunakan perangkat pribadi. Bantuan laptop ini sangat membantu kegiatan administrasi, apalagi dengan banyaknya program dari pusat maupun inovasi KUA," ungkap Muslimin.
Kini, dengan adanya tambahan fasilitas tersebut, KUA Kerek memiliki infrastruktur digital yang lebih memadai untuk mendukung berbagai program kerja Kementerian Agama yang terus berkembang.
"Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kualitas layanan KUA kepada masyarakat serta mendukung berbagai program kerja yang semakin berkembang di lingkungan Kementerian Agama," pungkasnya. (wan/rev)

























