Program 'Pelangi Biru' di Tuban Sudah Layani 1.000 Pengantin Baru

Program Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Pelangi Biru bersama operator KUA se-Kabupaten Tuban

Kabar baiknya, kesuksesan program yang diluncurkan sejak Juli 2025 ini juga akan diapresiasi lebih lanjut. Umi membocorkan bahwa Disdukcapil berencana menggelar lomba pelayanan Pelangi Biru di tingkat kabupaten. Pemenang dari kompetisi ini nantinya akan diutus untuk mewakili Kabupaten Tuban di ajang serupa pada tingkat provinsi.

"Sistem digital antara KUA dan Disdukcapil telah terhubung sehingga proses pembaruan data dapat dilakukan secara cepat dan efisien," imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP), Prapti Mangajoeningtyas, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja sama seluruh lintas sektor yang terlibat.

"Kami belajar dari nol, dan masyarakat sangat antusias memanfaatkan program ini. Tujuannya adalah mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan terintegrasi antara KUA dan Dukcapil," kata Prapti.

Meskipun performa program menunjukkan tren positif dalam mempercepat penyesuaian status perkawinan warga, Prapti mengakui masih ada beberapa tantangan teknis yang mesti diselesaikan, salah satunya terkait proses pencetakan fisik KTP. Evaluasi berkala difokuskan untuk mengurai persoalan tersebut demi memperkuat sinergi antarinstansi.

"Yang pasti program ini mempercepat perubahan status perkawinan," pungkasnya. (wan/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO