Warga asal Madura yang baru tiba di kampanye terakhir Khofifah-Emil di Jatim Expo Jalan A Yani Surabaya, Sabtu (23/11/2024). Tampak sebagaian dari mereka masih makan nasi yang disediakan panitia. Foto: Ist.
Menurut dia, selama ini seluruh pihak pendukung Khofifah-Emil telah bekerja sangat keras dan maksimal. Baik partai pengusung, partai pengusul, telah all out turun ke masyarakat melakukan sosialisasi Khofifah-Emil.
Begitu juga relawan dan juga para pendukung yang selama ini membersamai langsung proses kampanye. Tak terkecuali juga para kiai, gawagis dan juga santri yang turut turun untuk Khofifah-Emil.
“Dan tentunya juga paslon, saya dan Mas Emil juga bekerja keras luar biasa. Berangkat pagi pulang dini hari. Berikhtiar lahir batin secara maksimal dengan harapan semua menghasilkan kemenangan signifikan,” ujar Khofifah.
“Mari kita menutup rangkaian ikhtiar kita dengan doa, sholawat dan dzikir. Yang kita harapkan proses Pilkada serentak tak hanya di Jatim saja tapi juga di Indonesia bisa berlangsung aman, damai dan kondusif".
Dalam kegiatan ini juga dilakukan ikhtiar melangitkan doa agar Khofifah-Emil menang signifikan merata di seluruh kabupaten kota. Kemenangan yang diraih berseiring dengan ridho dan berkah dari Allah SWT.
“Bismillah menang signifikan, mewujudkan kemenangan masyarakat Jawa Timur. Yang berseiring dengan ridho dan berkah Allah sehingga membawa manfaat dan berkah untuk kesejahteraan warga Jatim,” ujar Khofifah.
Muhammad Ghofirin, Sekretaris TKD Khofifah-Emil, menuturkan bahwa tiap hari di posko Khofifah-Emil selalu digelar khataman al-Quran. Khataman Al Quran itu dilakukan secara bergilir oleh pondok pesantren, terutama yang ada di Surabaya.
Menurut dia, khataman Al Quran itu murni inisiatfi dari Khofifah. “Saya pernah mengusulkan apakah khataman al-Quran itu tidak cukup seminggu sekali atau seminggu tiga kali. Tapi Ibu Khofifah tidak mau, minta tiap hari,” tutur Muhamad Ghofirin yang dosen UNU Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




