FGD KWG dan Dinkes: Sosialisasi UHC Harus Lebih Digencarkan

FGD KWG dan Dinkes: Sosialisasi UHC Harus Lebih Digencarkan M Syuhud Almanfaluty (kanan) bersama Miftahul Arif saat FGD UHC. Foto: Ist.

Adapun rincian kepesertaan UHC, sebanyak 264.893 jiwa dari segmen anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), 534.981 jiwa dari segmen anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), 22.348 jiwa dari segmen bukan pekerja (BP).

Selanjutnya, dari segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) 146.718 jiwa, segmen pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU) 302.979 jiwa, dan 57.328 jiwa dari segmen pekerja penerima upah penyelenggara negara (PPU PN).

"Atas capaian itu, Bupati Gresik beserta wabup menerima penghargaan UHC Awards 2024 untuk kategori utama dari Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin pada 8 Agustus 2024," bebernya.

Meski program UHC di Kabupaten Gresik berjalan baik, namun di sisi lain masih banyak masyarakat yang belum tahu adanya program yang menjadi mandatori pemerintah pusat ini. Khususnya untuk masyarakat di pedesaan.

Hal ini bisa disebabkan kurang masifnya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah, dengan melibatkan aprafatur yang dimiliki.

"Makanya, pemerintah beserta perangkatnya dengan melibatkan stakeholder lebih intensifkan sosialisasi program UHC," pungkasnya.

Sementara itu, Miftahul Arif juga memuji program UHC di pemerintahan Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min yang berjalan sukses.

Ia juga setuju dengan Syuhud, bahwa saat ini masih banyak masyarakat di pedalaman yang belum tahu tentanga program UHC.

"Makanya, sosialisasinya harus terus digencarkan," pintanya. (rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO