Tingkatkan Literasi Kesehatan Anak, Cargill dan Dinkes Gresik Gelar Forum di Desa Pegaden

Tingkatkan Literasi Kesehatan Anak, Cargill dan Dinkes Gresik Gelar Forum di Desa Pegaden Suasana forum yang digelar Cargill Gresik bersama Dinkes Gresik di Aula Balai Desa Pegaden. (Ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Cargill Gresik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik kembali menggelar kegiatan peningkatan pengetahuan bagi kader Laskar Cegah Stunting di wilayah Kecamatan Manyar, bertempat di Aula Balai Desa Pegaden, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan yang bertajuk Shared Learning Laskar Cegah Stunting tersebut diikuti oleh 42 kader dari enam desa sasaran yang berfokus pada peningkatan literasi dan kemampuan mendeteksi tumbuh kembang anak, dengan mengoptimalkan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai alat pemantauan.

Dinkes Gresik bersama mitra pelaksana program Penala Samahita Pharma menilai bahwa pencegahan dini merupakan kunci penanganan stunting.

“Kunci pencegahan stunting adalah pengetahuan untuk mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak sejak bayi, bahkan sejak dalam kandungan. Pengetahuan itu sudah terangkum dalam Buku KIA yang dipegang setiap ibu hamil,” ujar Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Gresik, Anik Lutfiyah.

Menurut Anik, riwayat tumbuh kembang anak yang tercatat di buku KIA menjadi informasi penting bagi tenaga kesehatan untuk menganalisis risiko stunting. Karena itu, ia menekankan pentingnya pencatatan yang rapi dan konsisten oleh orang tua, didampingi kader dan tenaga kesehatan.

“Buku KIA ibarat catatan sejarah. Orang tua bisa melihat kembali bagaimana kondisi bayinya dari waktu ke waktu. Namun, pemahaman ini tetap harus dipandu, terutama oleh kader kesehatan di desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, kader kesehatan seperti Laskar Cegah Stunting perlu terus dilatih, agar pemahamannya setara dengan para bidan desa.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO