Imigrasi Surabaya Tunjukkan Capaian Kinerja Memuaskan pada 2024

Imigrasi Surabaya Tunjukkan Capaian Kinerja Memuaskan pada 2024 Pemaparan capaian kinerja Kantor Imigrasi Surabaya pada tahun ini. Foto: Ist

Sedangkan untuk penegakan hukum, Kantor Surabaya telah memberikan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi kepada 44 warga negara asing. Sepanjang 2024, pelanggaran paling banyak yang ditemukan yakni melebihi izin tinggal (Overstay).

“Capaian yang diraih teman-teman cukup mengesankan. Alhamdulilah Kantor  Surabaya berhasil meraih penghargaan di bulan November. Teman-teman berhasil menangkap buronan pelaku penyelundupan manusia internasional. Penghargaan langsung diberikan oleh Bapak Menteri dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto dalam acara Jagratara Award pada bulan November lalu," ucap Ramdhani.

Selanjutnya dalam hal penyebaran informasi atau pengaduan dan kehumasan juga cukup membanggakan. Ia menyatakan pihaknya sukses meraih banyak penghargaan dari Ditjen , seperti juara 2 pengelolaan layanan informasi dan pengaduan masyarakat, juara 2 pembuatan video company profile, dan juara 2 best creator serta juara 3 pengelolaan media eksternal.

"Inilah bukti dari keseriusan Kantor  Surabaya dalam upaya selalu ingin dekat dan connect dengan masyarakat, Khususnya informasi keimigrasian," tuturnya.

Sedangkan dalam tugas dan fungsi keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Bandara Internasional Juanda, mencatatkan kedatangan sebanyak 1.240.124 penumpang (946.412 WNI dan 293.712 WNA) dan keberangkatan sebanyak 1.132.315 penumpang (870.353 WNI dan 261.962 WNA). (Data per 22 Desember 2024).

Ramdhani menambahkan, penundaan keberangkatan penumpang periode 2024 sebanyak 1252 penumpang. Adapun penundaan keberangkatan tersebut diduga rencana ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (PMI-NP).

“November 2024, petugas di TPI Juanda berhasil mengungkap 5 orang yang diduga akan menjual organ manusia yaitu ginjal secara ilegal ke India. Hal itu merupakan hasil kerja keras petugas imigrasi dan juga kerja sama antar instansi di Bandara Internasional Juanda," paparnya. 

"Fasilitas di Bandara Internasional Juanda sebentar lagi juga akan ada autogate. Adanya Autogate tersebut, kami berharap dapat meningkatkan pelayanan dan lalu lintas penumpang, terutama pada libur nataru ini," imbuhnya.

Ia menegaskan, pihaknya bertekad untuk berusaha menjawab tantangan zaman, terus maju dan memperbaiki diri untuk dapat memberikan pelayanan keimigrasian yang berkualitas dan adaptif pada tahun depan. (sta/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO