Damkar Kabupaten Sampang butuh tambahan armada untuk tangani kebakaran.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (Damkar) Kabupaten Sampang kekurangan sarana dan prasarana untuk melakukan pemadaman kebakaran. Utamanya dalam hal armada.
Menurut Maftuh Fathurrahman, Kasi Operasi Dinas Damkar Sampang, saat ini pihaknya hanya punya 7 unit armada damkar. Dari jumlah itu, 6 unit disiagakan di Pos Kecamatan Kota Sampang. Sementara 1 unit sisanya ditempatkan di Pos Ketapang.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Maftuh Fathurrahman mengatakan jumlah armada yang dimiliki saat ini kurang optimal untuk mengatasi peristiwa kebakaran. Mengingat, wilayah Kabupaten Sampang yang cukup luas.
Belum lagi jika terdapat kebakaran di wilayah utara Sampang, maka proses pemadaman akan kurang maksimal karena minimnya armada. Hal ini diperparah dengan tidak adanya tangki penyuplai di Pos Kecamatan Ketapang.
"Idealnya, setiap satu unit mobil damkar perlu disertai satu unit mobil tangki penyuplai," ujar Maftuh dikutip dari Tribunnews.
Sebab, lanjut ia, mobil damkar tidak boleh keluar masuk lokasi kebakaran saat proses evakuasi.
Tidak hanya itu, 7 armada yang dimiliki Damkar Sampang juga tidak semuanya berfungsi optimal. Pasalnya, ada 1 unit armada sering mengalami kerusakan lantaran usianya sudah tua.
Namun, Maftuh mengatakan tahun depan bakal ada penambahan armada. "Insyaallah tahun depan ada penambahan armada," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




