Polrestabes Surabaya Ungkap 32 Tersangka Curanmor dari Kasus Sejak Desember 2024

Polrestabes Surabaya Ungkap 32 Tersangka Curanmor dari Kasus Sejak Desember 2024 Kapolrestabes Surabaya berikan motor yang sempat dicuri kepada korban

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Polrestabes Surabaya ungkap 32 tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) dalam kurun waktu satu bulan sejak Desember 2024.

Para tersangka yang diungkap tersebut merupakan hasil penindakan dari 62 tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan, dalam pencurian sepeda motor ada sejumlah modus yang digunakan para pelaku.

Modus yang paling banyak dilakukan yakni menggunakan kunci T penganti kunci motor yang telah dimodifikasi .

"Kalau modusnya memang masih lama, menggunakan kunci T palsu atau dimodifikasi," terang Luthfie.

Penggunaan kunci jenis ini ditujukan untuk membobol keamanan kendaraan yang terkunci dengan stang. Selain itu, ada modus lain yakni mencuri sepeda motor yang kuncinya yang masih menempel di kendaraan.

Dalam kasus ini, Polrestabes Surabaya mencatat ada 10 kasus yang memanfaatkan kelalaian pengguna sepeda motor.

Pihaknya pun mengungkap modus baru dalam pencurian sepeda motor. Ada temuan kasus, pelaku mencuri kendaraan dengan cara mendorong sepeda motor dari belakang atau stut.

Aksi yang dilakukan dua orang itu memanfaatkan kondisi sepeda motor yang tidak terkunci stang.

"Satu orang naik, lalu didorong temannya dari belakang," sambung Luthfie.

Modus menyerupai sepeda motor mogok itu didasari dengan semakin tingginya keamanan kendaraan.

Bukan membobol dengan menggunakan kunci T, pelaku justru memilih mendorong sepeda motor. 

Hasil pencurian kendaraan itu kemudian diarahkan ke bengkel untuk membobol kunci motor.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto juga menambahkan bahwa selain pelaku curanmor berhasil mengondol motor korban dengan cara mengunakan kunci T modifikasi ternyata keberhasilan pencurian itu dikarenakan kelalaian korban sendiri.

Aris Purwanto memberikan keterangan terpisah bahwa beberapa waktu yang lalu di wilayah hukum Polsek Sukolilo, tentang aksi curanmor yang berhasil mengondol motor Honda Vario yang dilengkapi kunci keamanan Keyless, juga dijelaskan olehnya.

“Kejadian motor milik korban kurir Shoppe mengunakan Keyless yang berhasil dibawa lari pelaku dan kita tangkap di Bangkalan Madura, bukan Karena pelaku profesional dan mempunyai alat khusus. Ternyata motor milik korban masih menyala mesinya saat diparkir. Jadi tentang keberhasilan pelaku berhasil membobol motor yang mengunakan Keyless itu belum ada yang bisa. Sehingga kami harapkan kepada korban agar lebih teliti mengamankan motornya,” ujar Aris Purwanto.(rus/van)