Ketua Tim The Last Detectives ITS, Andri Gunawan, saat mempresentasikan inovasi program myITS Lost & Found di ajang TKMPN 2024. Foto: Ist.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tim tenaga kependidikan (tendik) The Last Detectives dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan situs web myITS Lost & Found sebagai upaya meningkatkan persentase pengembalian barang yang hilang di lingkungan kampus.
Ketua tim The Last Detectives, Andri Gunawan menjelaskan bahwa kurang lebih sekitar 700 laporan kehilangan barang yang telah dilaporkan kepada satuan keamanan kampus (SKK) sepanjang periode Januari-September 2024.
BACA JUGA:
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Perkuat Kerja Sama Internasional, ITS-UWE Bristol Luncurkan Double Degree
- Kurangi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Perkuat Inovasi Energi Berkelanjutan Berbasis Teknologi
- Tim Rival ITS Raih Best Rookie Team dalam Ajang ARCh 2026 di Australia
Menurut Andri, sistem pelaporan yang masih menggunakan Google Form dinilai kurang efektif, yang tercermin dari tingginya kasus kehilangan yang belum terselesaikan.
“Laporan kehilangan dan penemuan barang hanya bisa diakses oleh SKK, sehingga informasi tidak tersebar ke seluruh sivitas akademika,” kata Andri, Kamis (23/1/2025).
Dengan mengembangkan myITS Lost & Found, Andri dan timnya bermaksud untuk memperluas jangkauan informasi kehilangan barang yang telah dilaporkan. Layanan digital ini dapat diakses oleh seluruh kalangan yang menggunakan akun terintegrasi dengan portal myITS SSO.
Selain itu, terdapat pula agen atau administrator yang tersebar di berbagai unit dan departemen ITS yang bertugas membantu proses laporan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




