Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Subdirektorat Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap modus baru dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jawa Timur.
Kasubdit Jatanras, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa para pelaku kini lebih memilih sasaran mudah dan menjual hasil curian dengan harga jauh di bawah pasaran.
BACA JUGA:
- Artis Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim Diduga Belum Bayar Beli Perangkat Audio
- Nekat Kabur, 2 Jambret di Genteng Surabaya Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
- Tim Polda 2 Juara Turnamen Bulutangkis Piala Kapolda Jatim 2026
"Pelaku kini lebih fokus pada kendaraan yang mudah dicuri, seperti motor yang kunci kontaknya mudah dibobol atau yang diparkir di tempat yang kurang aman," kata AKBP Arbaridi Jumhur.
"Mereka menghindari target yang memiliki sistem pengamanan canggih atau yang diparkir di area yang terpantau CCTV," imbuhnya.
Ia menegaskan, pelaku curanmor berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Seperti Surabaya, Malang, dan Pasuruan sebagai pusat operasinya.
"Dari pengungkapan yang telah kami lakukan, kami telah mengamankan sekitar 20 pelaku. Namun, kami menduga masih banyak pelaku lain yang masih berkeliaran dan sedang kami buru," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




