Dari kiri, Sulthon (penulis), Erwan, Erwin, dan Nyoman saat foto di depan tenda milik pendaki lain di Pos 3 Pondokan. Foto: BANGSAONLINE.com
Untuk menuju ke Lembah Kidang hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 10 menit dari pos 3, dengan jalur setapak yang dipenuhi rumput gajah di bagian kanan dan kirinya. Nahas, di jalur yang sempit itu, ternyata banyak sekali ranjau.
Ranjau gunung memang tidak meledak, tapi menyebabkan jalan seseorang menjadi pincang dan bau. Dan sialnya, saya adalah salah satu korban ranjau itu.
Lembah Kidang
Di Lembah Kidang, saya kembali teringat tentang rasa penasaran saya sebelumnya, yakni penyebab orang hilang di Arjuna. Saya jadi berpikir, mungkin tempat indah ini juga menjadi penyebab hilangnya pendaki. Mengingat lembah ini sangat luas dan untuk mencari jalan menuju puncak saat itu tidak mudah.
Untung di depan kami ada pendaki yang sudah paham jalan, jadi kita tinggal mengikuti langkah mereka hingga sampai di tempat petilasan. Yakni tempat yang disebut sebagai pasar setan, tempat saya tersesat, di mana saya berputar-putar di jalur yang sama.
Tidak hanya itu, bahkan jalur yang sebelumnya nampak, seketika tiba-tiba hilang. Apakah ini jawaban dari rasa penasaran saya? Bagaimana cara saya selamat dari kondisi itu? Bersambung.
Untuk cerita berikutnya, akan dilanjutkan dengan judul, Pengalaman Tersesat di Gunung Arjuna: Berputar-Putar di Jalur yang Sama! (3).
Agar tidak ketinggalan kelanjutannya, pantau terus website BANGSAONLINE.com untuk mendapatkan update terbaru cerita mistis Gunung Arjuna dan kisah horror gunung lainnya. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




