Warga Tajinan Malang ini Bersyukur Terlindungi dengan Program JKN

Warga Tajinan Malang ini Bersyukur Terlindungi dengan Program JKN Muhammad Haidar Alfikri (22) warga Tajinan, Kabupaten Malang.

“Saya bersyukur sekali telah menjadi peserta . Pelayanan kesehatan yang saya terima saat itu sangat bagus dan memuaskan. Saya tidak merasakan adanya pembedaan pelayanan, selain itu orang tua saya juga sudah tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan, cukup membayar iuran rutin setiap bulan dan memastikan kepesertaan tetap aktif agar tetap dapat digunakan untuk berobat,” ungkapnya.

Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Fikri. Di usianya yang masih muda, ia menyadari pentingnya menjaga asupan makanan dan menjaga kesehatan. 

Fikri mengakui bahwa pola makan yang tidak sehat bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuhnya. Ke depannya, ia berencana untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan memulai pola hidup yang lebih sehat.

“Saya tidak mau ngalamin sakit seperti ini lagi. Sekarang saya lebih pilih masak sendiri atau makan di tempat yang jelas kebersihannya. Saya juga berkomitmen untuk mulai menjaga pola makan yang lebih sehat, seperti mengurangi makanan berminyak dan junk food. Kejadian ini membukakan mata saya untuk mulai menjalani pola hidup yang lebih seimbang, termasuk memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke tubuh,” ujarnya.

Pengalaman Fikri juga menunjukkan pentingnya memiliki jaminan kesehatan seperti Program . Dalam situasi darurat seperti yang dialaminya, Program memberikan jaminan dan akses layanan kesehatan yang sangat membantu. 

Dengan adanya Kesehatan, Fikri merasa lebih tenang dan aman saat menghadapi kejadian darurat. Menurutnya, Kesehatan tidak hanya membantu masyarakat dari segi biaya, tetapi juga dari segi kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan saat situasi mendesak.

“Kalau tidak pakai Program , mungkin biaya pengobatan hingga rawat inap beberapa hari sangat mahal, apalagi untuk saya yang masih mahasiswa. Namun, kita tidak boleh bergantung pada Program , jangan karena sudah terdaftar sebagai peserta kemudian kita tidak menjaga kesehatan. Yang utama tetap menjaga kesehatan, Program kita gunakan untuk berjaga-jaga apabila jatuh sakit,” pungkasnya. (rom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO