Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat menggelar pertemuan di Istana Bogor, Rabu (12/2/2025). Foto: Istimewa
"Saya mengapresiasi sikap bangsa Indonesia yang sangat tegas. Ke depan, dalam hal pembangunan kembali Palestina pascakonflik kita akan terus melanjutkan kerja sama dengan Indonesia," ujar Erdogan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono sebelumnya menegaskan bahwa Indonesia mendorong solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina.
Selain itu, Menlu juga menegaskan bahwa gencatan senjata dan kemerdekaan Palestina merupakan kunci perdamaian.
"Indonesia meyakini bahwa solusi dua negara harus diimplementasikan sesuai parameter internasional, di mana gencatan senjata dan negara Palestina yang merdeka adalah kunci," kata Sugiono dalam pernyataan pers di Kantor Kemenlu, Jakarta pada 10 Januari 2025.
Diplomasi aktif Indonesia, menurutnya tidak pernah meninggalkan Palestina. Bahkan, menurut dia, Indonesia siap menerjunkan pasukan perdamaian apabila disetujui oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Indonesia berpandangan bahwa hukum internasional harus dipatuhi tanpa standar ganda, bahwa Indonesia juga menyambut fatwa mahkamah hukum internasional dan mendesak akuntabilitas Israel," ujar Sugiono. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




