Gandrungi K-Pop, Siswi di Mexico Jadi Korban Perundungan

Gandrungi K-Pop, Siswi di Mexico Jadi Korban Perundungan Ilustrasi. Foto: Pexels

BANGSAONLINE.com - Komunitas penggemar K-Pop mencari keadilan atas kejadian yang menimpa seorang remaja di Meksiko. Seorang siswi berusia 13 tahun, menjadi korban kekerasan di sekolah hanya karena kecintaannya terhadap K-Pop.

Kabar tersebut mengguncang media sosial seperti X, disertai dengan kronologi singkat pada unggahan yang terus menyebar.

Menurut laporan media setempat, gadis bernama Fatima Maite tersebut itu jatuh dari lantai tiga gedung sekolahnya di Mexico City pada 13 Februari 2025.

Laporan tersebut menyatakan bahwa terdapat beberapa orang menjadi pelaku perundungan yang mendorong Fatima.

Sementara itu, beberapa laporan lainnya menduga bahwa Fatima mungkin telah dipaksa untuk melompat.

Ayah dari Fatima mengungkapkan bahwa putrinya sudah menyuarakan insiden perundungan tersebut, namun pihak sekolah acuh dan tidak mengambil tindakan sama sekali.

Dengan kelalaian sekolah putrinya hingga berangsur-angsur membuat situasi semakin kacau hingga putrinya mengalami cedera serius, ayah Fatimah menyalahkan instansi tersebut.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Fatima tidak jatuh dengan sendirinya, melainkan sengaja dilempar oleh setidaknya tiga orang pelaku.

Kepolisian Meksiko telah mulai menanggapi kejadian ini dengan melakukan penyelidikan dan memastikan bahwa laporan sang ayah telah tercatat sebagai kasus kekerasan di sekolah.

Di sisi lain, komunitas penggemar K-Pop menyuarakan dukungan mereka melalui tagar #JusticeForFatima. Mereka juga berinisiatif untuk menggalang dana guna membantu keluarga korban.

Sumber: X


Berita ini masih terus menerus dibicarakan dan dibahas hingga saat ini dikarenakan pihak berwenang di Meksiko belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus tersebut. (mg3)