Proses evakuasi mayat tanpa kepala di Jombang.
"Saat keluarganya menelepon, korban mengaku berada di Bali. Tapi saat disuruh pulang korban menolak. Ditanya lokasi di Bali dimana, penerima telepon tidak mau menjawab," ucap Arifah.
Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi menyatakan bahwa orang yang mengangkat telepon bukan korban.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, belum berani memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus penemuan mayat tanpa kepala.
"Saya belum berani memberikan statemen. Nanti Pak Kapolres saja," tuturnya.
Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa kepala di saluran irigasi persawahan Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Jombang pada Rabu (12/2/2025).
Bagian kepala korban baru ditemukan sore harinya di tepi sungai Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang. (aan/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




