Khofifah bersama Emil saat rapat koordinasi bersama jajaran kepala OPD Pemprov Jatim, di Kraton Majapahit Jakarta. Foto: Ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, langsung tancap gas menggelar rapat koordinasi bersama jajaran kepala OPD Pemprov Jatim di Kraton Majapahit Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Dalam arahannya, ia meminta seluruh jajaran agar tidak sekedar menjalankan program, melainkan berlari mewujudkan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara.
BACA JUGA:
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
Tidak hanya itu, ia juga memberikan arahan bahwa program Pemprov Jatim inline dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Pertama soal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menurut saya harus dikoordinasikan secara lebih detail. Karena ada yang mulai memanfaatkan, ada yang diminta membayar sejumlah tertentu supaya bisa mendaftarkan sebagai mitra program MBG,” ujar Khofifah.
Tak hanya itu, program nasional yang juga perlu menjadi atensi adalah rumah murah. Pihaknya menegaskan Jatim harus pro aktif untuk mewujudkan rumah murah.
“Terkait rumah murah ini, maka luasan lahan, lokasi, pembiayaan, dan detail teknis harus bersama-sama dipikirkan agar jalannya program nantinya bisa maksimal,” tegas Khofifah.
Selain itu, yang juga menjadi prioritas program yang digalakkan ke depan juga adalah terkait ketahanan pangan. Bahkan Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU ini menyebutkan bahwa Jatim sudah harus masuk pada ranah kedaulatan pangan.

“Saat ini Jatim statusnya adalah lumbung pangan. Nah saat ini kita sudah harus masuk pada kedaulatan pangan. Maka peningkatan produktivitas menjadi penting,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




