Peninjauan yang dilakukan petugas menjelang Ramadhan tahun ini.
BANGSAONLINE.com - Polri memastikan ketersediaan dan harga bapok atau bahan pokok stabil menjelang Ramadhan 1446 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Kasatgas Pangan Mabes Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, di akun resmi Humas Polri, yang dikutip pada Jumat (21/2/2025). Ia menyatakan, seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali akan di awasi oleh Satgas Pangan.
BACA JUGA:
- Panen Raya Jagung di Tuban, Presiden Prabowo Puji Inovasi Pangan yang Dilakukan Polri
- Kasus HP Ilegal, Bareskrim Polri Geledah Kantor PT TSL di Sidoarjo
- Kabaharkam Polri Dorong Siskamling dan Patroli Sore di Kediri
- Kemenhaj Gandeng Polri Bentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal, Perkuat Pengawasan Tindak Penipuan
"Semua wilayah di Indonesia akan diawasi. Kecuali Papua yang sedikit mengalami kenaikan harga, tapi masih dalam tahap yang wajar," ujarnya.
Disebutkan olehnya, langkah yang dilakukan untuk mencegah lonjakan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat tercukupi selama Ramadhan.
"Yang penting harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi), tidak ada toleransi lagi," ucapnya.
Satgas Pangan Mabes Polri tidak hanya melakukan pengawasan terhadap bahan pokok saja, melainkan juga pada sektor vital meliputi pupuk, bibit, hingga LPG, termasuk proses distribusinya akan dipantau secara intens untuk mencegah adanya pelanggaran yang merugikan masyarakat.
Polri mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan apabila ada indikasi tindakan pelanggaran dengan menjual harga bapok tidak sesuai HET ataupun penimbunan jelang Ramadhan. Adapun jenis pelanggaran yang terjadi dapat dikenai sanksi baik secara administratif ataupun pidana. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




