
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Sat Intelkam Polrestabes Surabaya bersama personel gabungan mempersiapkan diri dalam pelaksaan pemantauan situasi Rumah hiburan umum (RHU) selama bulan Ramandhan Fitri 1446 H/ 2025 M.
Pengawasan dan Penindakan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor : 100.3.4/3322/436.8.6/2025 tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M di Kota Surabaya, yang bersifat penting.
Baca Juga: Operasi Pekat 2025, Berikut Target Polisi di Surabaya
Dalam surat Edaran Wali Kota Surabaya beberapa poin disebutkan tentang larangan Oprasional Rumah Hiburan Umum.
Kategori Rumah hiburan Diskotik, Kelab Malam, Karaoke Dewasa, Karaoke Keluarga, Spa dan Pub / Rumah Musik diwajibkan menutup dan menghentikan kegiatan usaha, termasuk yang berada atau menjadi fasilitas hotel dan restoran.
Juga kategori Panti Pijat diwajibkan menutup dan menghentikan kegiatan kecuali battra tusuk jari (akupressuris), battra refleksi dan battra pijat urat.
Baca Juga: KAI Daop 8 dan Unit PPA Polrestabes Surabaya Gelar Kampanye Antipelecehan Seksual di Lingkungan KA
Sedangkan untuk Bilyar (Bola Sodok) dilarang membuka kegiatan usahanya, kecuali yang digunakan sebagai tempat latihan olahraga dan harus terlebih dahulu memperoleh izin dari Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuk dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Surabaya berdasarkan usulan dari Persatuan Olahraga Bola Sodok Indonesia (POBSI) Cabang Surabaya.
Sedangkan Pertunjukan rumah Bioskop dilarang memutar film mulai pukul 17.30 WIB (Waktu Sholat Maghrib / berbuka puasa) sampai dengan pukul 20.00 WIB (Waktu Sholat Isya / Tarawih).
Pelaku usaha bioskop maupun Bilyar dilarang memajang, mengedarkan, menjual dan / atau menyajikan minuman berakohol selama Bulan Suci Ramadhan, malam Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H / 2025 M dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H / 2025 M.
Baca Juga: Ayah yang Cabuli Putri Kandung Balitanya di Manyar Sabrangan Surabaya Diduga Kerap KDRT ke Istri
Selain larangan RHU beroprasional, juga larangan bagi warga untuk membunyikan petasan, dan usaha ataupun toko yang membuat, mengedarkan petasan selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H / 2025 M. Hal itu guna mencegah terjadinya bahaya ledakan / kebakaran.
Dari dikeluarkanya Surat Edaran Wali Kota Surabaya, pihak Satintelkam Polrestabes Surabaya nantianya akan melakukan pemantauan dan pengawasan kepada usaha usaha yang melanggar aturan yang telah ditentukan.
“Tentang pemantauan tempat hiburan yang dilarang beroprasional dan berpotensi melanggar, nantinya akan dilakukan pengawasan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Polrestabes Surabaya, Garnisun III, Sat pol PP dan intansi terkait yang ditunjuk,” kata Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Edi Hartono, Rabu (26/2/2025).
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pencabulan Anak
“Adanya larangan tempat hiburan umum dan malam yang tidak boleh beroprasional bukan hanya untuk usaha mandiri namun juga yang menjadi fasilitas perhotelan. Informasi adanya pelanggan yang dilakukan selain dari tertangkap tangan, kami akan menerima pengaduhan dan laporan dari masyarakat,” tutup Edi Hartono. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News