Gubernur Khofifah Lepas Peserta Mudik Gratis di Situbondo

Gubernur Khofifah Lepas Peserta Mudik Gratis di Situbondo Gubernur Khofifah saat melepas program mudik gratis di Pelabuhan Jangkar, Situbondo.

"Support luar biasa dari Gubernur telah memberikan bantuan untuk akses jalan semakin lebar, sedikit lagi belokan menuju Pelabuhan Jangkar," katanya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan Pelabuhan Jangkar menjadi prioritas utama dalam konteks transportasi dan logistik.

"Ada rute ke lembar, Kepulauan di Sumenep, kalau IKN Jadi, ada yang dari Jangkar ke Kalimantan. Kalau aksesnya ada, Situbondo akan luar biasa," tuturnya.

Menurut dia, Pelabuhan Jangkar sangat strategis secara geografis di wilayah tapal kuda bagian timur.

"Mengurangi kepadatan pelabuhan banyuwangi membutuhkan pelabuhan Jangkar, logistik semen atau kebutuhan material di Jember atau perdagangan lainnya selama ini membutuhkan pelabuhan Janggkar, Bondowoso tidak memiliki pelabuhan karen tidak memiliki laut, maka potensi yang ada ke kabupaten Situbondo," paparnya.

Rio turut mengingatkan jajarannya untuk memperhatikan dampak sosial yang ditimbulkan dari ramainya Pelabuhan Jangkar.

"Kepada jajaran, camat di sini, tugas kita yaitu mitigasi dampak sosiologisnya, karena masyarakat yang mengalami transisi proses perubahan sosial, selalu ada social cost," ucapnya.

Bupati Situbondo berterima kasih kepada Gubernur yang telah memberikan bantuan untuk pelebaran jalan menuju Pelabuhan Jangkar, dan program mudik balik gratis.

"Terima kasih dengan program mudik gratis akan mengurangi kepadatan, menguraikan masalah antrian, menjadi persoalan dari tahun ke tahun, komitmen Gubernur untuk menyenangkan dan menenangkan," pungkasnya.

Sementara itu seorang pemudik dari Pulau Raas, Budiyanto, merasa senang dan bersyukur mendapat tiket mudik gratis dari Gubernur Jawa Timur.

"Alhamdulillah, mendapat tiket gratis dari Gubernur ibu , benar-benar membantu masyarakat," akunya.

Orang Raas yang telah berusaha di Bali selama 15 tahun itu mengungkapkan mekanisme mendapatkan tiket mudah.

"Biasanya ribet, desak-desakan, sekarang hanya, menunjukkan KTP dan KK, mudah," ucapnya.

Ia berharap pelayanan mudah mendapat tiket, dapat terus diterapkan di Pelabuhan Jangkar.

"Ke depannya lebih baik, lebih kondusif Lebih mudah, dan aman," tuturnya. (adv/sbi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO