Diskusi Tematik DPRD Kabupaten Kediri dan Media Ajak Sinergi Rawat Toleransi Berbangsa

Diskusi Tematik DPRD Kabupaten Kediri dan Media Ajak Sinergi Rawat Toleransi Berbangsa Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro (nomor 5 dari kiri) bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri dan Narasumber. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - DPRD Kabupaten Kediri menggelar diskusi tematik bersama media, di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Kamis (27/3/2025). 

Kegiatan yang dihadiri oleh para jurnalis ini mengambil tema 'bersama media menjaga semangat toleransi'.

Diskusi ini dihadiri oleh peserta dari berbagai unsur media yaitu cetak, elektronik dan media online.

Adapaun Narasumber dalam diskusi ini, Ketua PWI Kediri Bambang Iswahjoedi, Direktur Radar kediri,  Kurniawan Muhammad, AJI Kediri Hari Tri Warsono dan Ketua IJTI Korda Kediri Roma Duwi Yuliandi.

Sementara Direktur Koran Memo, Mega Wulandari didapuk menjadi moderator.

Selain dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kediri, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, H. Sentot Djamaluddin dan Ketut Gutomo.

Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro dalam sambutannya mengatakan, bahwa tema diskusi 'bersama media menjaga semangat toleransi' ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam menjaga semangat toleransi guna merawat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Utamanya dengan menyebar luaskan informasi yang terpercaya kepada masyarakat sebagai upaya bersama dalam menjaga kondusifitas atas maraknya penyebaran informasi yang tidak jelas atau hoax. Dimana ini merupakan fenomena yang meresahkan masyarakat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," kata Murdi Hartono.

Murdi Hantoro, juga mengapresiasi terhadap peran media dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya toleransi. 

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momen Ramadan ini sebagai refleksi dalam menjaga keharmonisan sosial.

"Kita patut bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam diskusi ini. Semoga amal ibadah kita diterima dan kita dapat terus berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa," ujarnya.

Dalam forum ini, nara sumber mengajak peserta membahas tantangan yang dihadapi media dalam menangkal informasi hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Para narasumber menekankan pentingnya jurnalisme yang beretika dan bertanggung jawab dalam menyajikan berita. (uji/van)