Sejoli yang ditemukan tewas dalam mobil di Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sepasang kekasih ditemukan tewas dalam sebuah mobil dengan kondisi pintu terkunci, dan mesin kendaraan masih menyala. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (1/4/2025) sekira pukul 14.30 WIB di Jalan Ngagel Jaya Utara.
Korban diketahui bernama Hari Aditya Bagaskoro (26), warga Jalan Simo Sidomulyo 8/100, Surabaya, dan Qusnul Virtia (23), warga Jalan Kedung Baruk Gg. XVI/15, Surabaya.
BACA JUGA:
- Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai depan Hotel Narita Surabaya
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
- Ledakan Kompor Gas Portabel di Gubeng Kertajaya, Keluarga Korban Keluhkan Pelayanan RSUD Dr Soetomo
- Gus Afif Resmi Pimpin PKB Surabaya, Siap Kuatkan Konsolidasi Partai Hadapi Pemilu 2029
Saat ditemukan, posisi Qusnul duduk di kursi depan, sementara tubuh Hari terlihat melorot dari kursi pengemudi namun masih mengenakan sabuk pengaman.
Polsek Gubeng bersama Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya segera mengevakuasi kedua jasad ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Ajie Rizky, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga telah membawa pulang jenazah dan menolak dilakukan autopsi karena tidak ada tuntutan lebih lanjut.
“Kedua jenazah sudah dibawa pulang oleh keluarga dan menolak untuk diautopsi, karena tidak ada permintaan tuntutan,” ujarnya, Rabu (2/4/2025)
Terkait penyebab kematian, keluarga korban pria menyatakan bahwa keduanya diduga tewas akibat kebocoran gas freon pada sistem pendingin mobil.
“Meski tidak diautopsi, namun keluarga (pria) memberikan keterangan bahwa penyebabnya adalah karena gas freon di mobil yang bocor,” kata Ajie.
Mobil yang digunakan merupakan milik keluarga korban pria, yang sebelumnya telah memberikan peringatan agar segera memperbaiki sistem AC kendaraan karena adanya masalah kebocoran freon.
Kasus ini masih menjadi perhatian pihak berwenang, meski keluarga telah menolak proses autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memeriksa kondisi kendaraan demi menghindari kejadian serupa. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




