Halal Bihalal dengan BUMD dan KUMKM Jatim, Gubernur Khofifah Optimis Hadapi Ekonomi Global

Halal Bihalal dengan BUMD dan KUMKM Jatim, Gubernur Khofifah Optimis Hadapi Ekonomi Global

"Ini artinya keberseiringan antara ikhtiar dan profesionalisme kita, kerja keras kita, semoga mendapat kemudahan dari Allah SWT, bukan karena satu orang tapi , bukan karena -Emil, tetapi bersama kita mengikhtiari program Jatim Dhohiron Wa Batinan," tegasnya.

Di akhir, mengutip tausiah Gus Iqdam, juga mengingatkan bahwa ikhtiar bersama ini harus diiringi do'a kepada Allah SWT guna mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam mencapainya.

"Oleh sebab itu, semua elemen kita sapa dan sisir, untuk mendapatkan komitmen semuanya. Kebetulan ini momen halal bihalal sehingga jumlahnya bisa agak banyak," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Emil Dardak juga mengajak seluruh elemen , Koperasi dan UMKM untuk berbenah dan bersiap diri menyongsong masa depan sebagai Gerbang Baru Nusantara.

"Definisi gerbang baru nusantara adalah sebuah konsep yang menjemput masa depan," kata Emil Dardak.

Ia menyebutkan terdapat delapan Key Point sebagai Gerbang Baru Nusantara yang diantaranya adalah peran Jatim sebagai pengatur arus komoditas. 

Di masa depan nantinya, daerah lain, bahkan negara lain akan terus melakukan inovasi yang berkerajan.

"Kita harus berbenah, mengantisipasi masa depan. Kita bukan menerima barang, kita yang mengatur arus barang," tegasnya.

Peran Penting bagi Perekonomian Jatim

Senada dengan Gubernur , Sekretaris Daerah Prov. Jatim mengatakan bahwa memiliki peran penting bagi perekonomian dan pembangunan

Hal ini mengingat sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) APBD selain pajak dan retribusi.

"Secara umum, apabila dilihat dari seluruh Provinsi dan anak perusahaannya telah membukukan total dividen sebesar Rp 6,45 T dari penyertaan Modal senilai Rp 4,15 T," ungkap .

Dari jumlah tersebut, Adhy mengatakan setiap tahunnya rata-rata laba yang disisihkan untuk pendapatan APBD senilai Rp 430 M.

Selain menyumbang PAD APBD, juga berharap agar Jatim bisa terus berperan dalam upaya penguatan UMKM .

"Peran UMKM sebagai backbone ekonomi penyangga perekonomian Jatim mencapai lebih dari 58%. Disinilah peran penting pemerintah dalam peningkatan kinerja dan penguatan UMKM ," pungkasnya.

Turut hadir memberikan tausiah, KH. Muhammad Iqdam Kholid atau kerap disapa Gus Iqdam. Dalam tausiahnya, ia mengaku optimis bahwa perekonomian akan tetap stabil dan terjaga di tengah dinamika yang terjadi.

"Insya Allah acara Halal Bihalal ini akan membawa berkah bagi seluruh yang hadir. Pulang dari sini etos kerjanya semakin semangat untuk menjaga ," ucapnya.

"Dengan berkaca kepada pimpinan kita yang selalu seimbang dalam pekerjaan dan kewajibannya kepada Allah, Insya Allah kita yakin akan tetap adem ayem," ungkapnya. (dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video ' Harga Sembako di Jawa Timur Meningkat Drastis Mulai Desember 2025':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO