Air zam-zam bawaan jemaah haji yang disita petuga bandara.
MAKKAH, BANGSAONLINE.com - Para jemaah haji masih saja nekat untuk membawa sebanyak mungkin air zam-zam. Caranya sebagian air itu dimasukkan botol atau jeriken, lalu disembunyikan di dalam tas koper.
Sebanyak 3,5 ton air zam-zam yang disembunyikan jamaah dalam koper mereka berhasil disweeping oleh petugas sejak kepulangan tanggal 28 September sampai 1 Oktober 2015.
BACA JUGA:
- Mengapa Dam Haji Tidak Bisa Dipindahkan ke Indonesia
- Kemenhaj Tegaskan Larangan Jemaah Haji Ikut Ziarah dan City Tour Sebelum Puncak Armuzna
- Cuaca Musim Haji 2026 Hari Ini: Makkah Tembus 41 Derajat, Kelembapan Madinah Cuma 14 Persen
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
Menurut Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah di Jeddah, Nurul Badruttamam membenarkan hal itu. "Sampai pukul 11.00 Waktu Arab Saudi atau pukul 15.00 WIB masih banyak haji menyembunyikan air zam-zam dalam botol atau jeriken di koper mereka," paparnya.
Nurul heran dengan tingkah para jemaah haji tersebut. Padahal membawa zam-zam dengan disembunyikan dikoper itu berbahaya karena bisa mengancam penerbangan. Bahkan hal itu sudah dilarang.
Nurul menyatakan, saat di pemondokan di Makkah, koper jamaah sudah diperiksa dan ditimbang. "Namun saat diperiksa lagi di Madinatul Hujaj (tempat pemeriksaan bagasi) ternyata masih banyak zam-zam diselipkan dalam jumlah banyak," demikian Nurul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




