Demo di Mapolres Bangkalan. Foto: AHMAD FAUZI/BANGSAONLINE
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Meningkatnya angka kriminalitas di Bangkalan memicu aksi protes dari pemuda setempat. Puluhan massa yang tergabung dalam Pemuda Bangkalan Menggugat menggelar demo di depan Mapolres Bangkalan, Selasa (29/4/2025).
Mereka mendesak petugas untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan yang semakin marak.
BACA JUGA:
- Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Bangkalan, Tekankan Agar Bedah Rumah Tepat Sasaran
- Perempuan Paruh Baya di Bangkalan Tewas, Anak Tiri Jadi Tersangka
- Jasad Wanita Penuh Luka Sajam di Bangkalan Diduga Korban Pembunuhan Motif Asmara
- Puting Beliung Sapu Sawah di Kamal Bangkalan, Muncul Tiba-tiba Tanpa Hujan
"Bangkalan sudah menjadi sarang kriminalitas. Jika Kapolres, Kasatreskrim, dan Kasatintel tidak mampu mengungkap kasus, lebih baik mereka mengundurkan diri," kata M. Sultan Fuadi, koordinator aksi, dalam dialog dengan Kapolres Bangkalan.
Massa aksi juga menuntut perbaikan sistem dan kebijakan dalam penerapan strategi keamanan di Bangkalan.
Mereka juga menyebut, bahwa saat ini Bangkalan menjadi tempat berkumpulnya barang hasil curian. Untuk itu, massa meminta agar seluruh benda haram itu dikembalikan kepada korban.
Sebagai langkah konkret, mereka mendorong Polres Bangkalan segera membangun pos pemantauan di lokasi-lokasi rawan, serta memasang CCTV secara masif guna meningkatkan keamanan.
"Jika kejahatan masih meningkat ke depan, berarti kinerja Polres Bangkalan buruk. Kami meminta Kapolres AKBP Hendro Sukmono, termasuk Kasatreskrim, Kasatintel, untuk mundur secara terbuka karena kinerjanya yang buruk," ucap Sultan.






