Efek Makan Barang Haram Bisa Jadi Koruptor? Simak Podcast Tokoh NU dan Muhammadiyah

Efek Makan Barang Haram Bisa Jadi Koruptor? Simak Podcast Tokoh NU dan Muhammadiyah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA (kanan) dan Prof Dr Zainuddin Maliki saat rekaman Podcast BANGSAONLINE di kantor HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE di Jalan Cipta Menanggal Surabaya, Senin (27/4/2025). Foto: bangsaonline

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan () Indonesia. Menurut Ketua BPJPH, Ahmad Haikal, ada 9 produk permen yang mengandung babi.

Kiai Asep tampil di Podcast BANGSAONLINE duet dengan Prof Dr Zainuddin Maliki, pengurus Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Kiai Asep yang juga pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amantul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu kemudian membandingkan dengan negara Thailand yang mayoritas (93,45 %) beragama Buddha Theravada.

“Tapi -nya di Thailand bisa mengecek dan menliti produk-produk setiap seminggu sekali,” kata Kiai Asep.

Padahal umat Islam di Thailand minoritas, hanya 5,37 %. “Saya pernah ke Bangkok, bukan Pattani, saya bertemu dengan (ketua dan pengurus) Thailand. Mereka mengecek dan meneliti produk-produk yang bersertifikasi halal itu seminggu sekali,” kata Kiai Asep yang popular sebagai kiai miliarder tapi dermawan.

Hebatnya lagi, Thailand tidak meminta dana operasional dari APBN atau APBD seperti di Indonesia. “Mereka swadaya dan sumbangan pribadi,” tutur Kiai Asep yang beberapa hari berkunjung ke Thailand, termasuk ke Mahidol University Thailand.

Tapi benarkah orang-orang yang memakan barang haram bisa menjadi koruptor? Silakan Simak Podcast BANGSAONLINE di kanal Youtube sekarang juga. Selamat mengaji dan menjemput pencerahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO