Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Danlantamal V Kolonel Laut (P) Heru Kristiono saat penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025. Foto: Ist.
Ia menyatakan bahwa TMMD sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gresik, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif.
"TMMD bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun masa depan bersama," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf. Ahmad Saleh Rahanar selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa seluruh sasaran program telah tercapai 100 persen.
Ia menjelaskan bahwa sasaran fisik meliputi rehabilitasi Kantor Desa Banter, pemasangan paving di halaman balai desa, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) di empat titik, pembangunan drainase di dua lokasi, pembangunan jalan usaha tani (JUT) di dua titik, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), penanaman pohon, serta perbaikan tempat ibadah.
Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyuluhan kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, pembersihan lingkungan sungai dan pasar desa, serta pelaksanaan klinik bebas stunting.
Dalam kegiatan penutupan ini, juga digelar layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian santunan kepada anak yatim, pembagian bingkisan, serta bazar UMKM lokal yang menampilkan produk-produk unggulan Gresik seperti kuliner tradisional, kerajinan, dan sembako.
Kegiatan penutupan TMMD ke-124 juga ditandai dengan penyerahan simbolis kunci rumah dari program RTLH kepada warga penerima manfaat, serta penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




