Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Wali kota termuda ini berpesan kepada KIM Kelurahan, agar semangat dalam mengikuti workshop dan kompetisi ini. KIM harus menjadi pelaku sejarah digital, tidak hanya menjadi penonton. Melalui workshop ini diharapkan peserta dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber yang berpengalaman. Serta memanfaatkannya untuk menghasilkan karya animasi yang membanggakan.
"Nanti teman-teman KIM silahkan bertanya kepada narasumber sebanyak-banyaknya. Sehingga nanti teman-teman bisa menghasilkan karya animasi Cerita Panji yang bisa dikenal hingga internasional. Terima kasih juga kepada Diskominfo telah menyelenggarakan acara ini semoga kisah-kisah agung ini akan bertransformasi menjadi karya yang menginspirasi," pungkasnya.
Plt Kepala Diskominfo Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menambahkan tema workshop 'Kilas Balik Cerita Panji Menapaktilasi Peradaban untuk Kediri Ngangeni' untuk lebih memasyarakatkan Cerita Panji.
Maka kegiatan ini salah satu upaya untuk melestarikan kisah ini. Beberapa kali juga telah dilakukan survey yang hasilnya banyak masyarakat yang di Kota Kediri maupun di luar Kota Kediri mengharapkan konten yang muncul terkait maupun cerita zaman kerajaan.
Meskipun Cerita Panji telah terdaftar sebagai ingatan dunia tetapi upaya pelestarian harus terus dilakukan. Hal ini agar Cerita Panji tetap relevan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
"Maka kami buat workshop dengan konsep animasi. Workshop dilakukan tanggal 12 Juni, selanjutnya nanti di tanggal 13-26 akan membuat project. Di tanggal 27 akan dilakukan penjurian dan tanggal 28 pengumuman pemenang," ucapnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




