Wali Kota didampingi Kadindik Kota Madiun memberikan arahan terkait kurikulum yang akan diberlakukan di Kota Madiun. Foto: Hendro Suhartono/BANGSAONLINE
KOTA MADIUN,BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun melaksanakan workshop di aula kantor Dindik setempat, Jumat (4/7/2025).
Workshop yang diikuti oleh tim pengembang kurikulum jenjang SD dan SMP se Kota Madiun kali ini mengambil topik 'Peningkatan Mutu Pendidikan dengan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) dan Pembelajaran Mendalam'.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Madiun Serahkan Rekomendasi LKPj 2025 ke Plt Walkot
- Plt Wali Kota Madiun Apresiasi Hiburan dan Ucapan Idulfitri dari Paguyupan Gotong Royong Barito Jaya
- Sambut Para Pemudik, Plt Wali Kota Madiun Gowes Keliling Kota Sambil Cek Fasum
- DPRD Kota Madiun Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Nota Penjelasan Atas 3 Raperda Inisiatif
Wali Kota Madiun, Maidi saat membuka dilanjutkan memberikan arahan agar tidak meninggalkan materi tentang bahasa jawa dan budayanya walaupun juga ada materi bahasa asing.
Ia juga menegaskan bahwasanya perubahan itu diperlukan seiring dengan perkembangan jaman agar para penerus Kota Madiun tidak ketinggalan.
Sedangkan Kadindik Kota Madiun, Lismawati mejabarkan lebih lanjut terkait kurikulum yang akan diterapkan kepada para peserta didik baru.
"Kurikulum nanti akan kita mulai dari PAUD hingga SMP dan kurikulum ini khususnya bahasa asing akan berlaku bagi anak didik baru atau kelas 7," ujarnya usai workshop.
Adapun untuk bahasa asing akan dikelaskan menurut minat para peserta didik. Namun tak lupa juga memasukkan perkembangan teknologi digital yang ada.
"Nantinya anak itu akan dikelas-kelas menurut minat mereka. Dan semua juga tak lepas dari perkembangan digital yang ada," tandasnya. (dro/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




