Chairman The Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, saat bersama Gubernur Khofifah.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menerima kunjungan pimpinan The Nippon Foundation dalam rangka membahas upaya eliminasi penyakit kusta di wilayah Jawa Timur.
Kunjungan ini dipimpin langsung Chairman The Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (9/7/2025) malam.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
Gubernur Khofifah didampingi wakilnya, Emil Elestianto Dardak, Duta Besar Indonesia untuk Jepang H.E. Heri Akhmadi, serta Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.
Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menyampaikan optimismenya atas kolaborasi dengan Nippon Foundation yang dinilai memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pengendalian penyakit kusta.
"Terima kasih atas support dan atensi yang luar biasa untuk mendukung eliminasi kusta di Indonesia utamanya Jawa Timur. Kehadiran Mr. Sasakawa untuk memberikan support agar Jatim bebas kusta sungguh membahagiakan kami semua," ujarnya.
Menurut data WHO melalui Global Health Observatory tahun 2021, Indonesia menjadi negara dengan kasus kusta baru terbanyak ketiga di dunia setelah India dan Brazil. Sementara data nasional tahun 2024 mencatat 2.198 kasus di Jawa Timur dari total 14.698 kasus secara nasional.
Khofifah menambahkan, persepsi masyarakat yang keliru menjadi tantangan besar dalam upaya eliminasi kusta.
"Keberadaan penyakit kusta sendiri di masyarakat sering dianggap tabu. Masih banyak masyarakat di berbagai daerah yang menganggap kusta sebagai penyakit kutukan Tuhan atau karma. Tentu ini sangat disayangkan," tuturnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




