HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy
"Saya tidak perlu menyebutkan namanya. Dia Warga Asli Singapura dengan darah campuran Melayu, Vietnam, China dan India. Dia lah yang mengubah paradigma saya dalam bisnis," terang alumnus IAIN Syarif Hidayatullah Ciputat itu
Gus Lilur mengungkapkan, dua jam mereka berbincang, lalu perbincangan disudahi dengan satu kesepakatan.
Pihaknya akan survei lokasi perikanan budidaya pada Medio Agustus di Bali bersama pengusaha sahabatnya setelah pulang dari Belanda dan sekembali dirinya dari Afrika.
Dirinya berkomitmen bersedia membeli dan menjualdalam bingkai kerja sama komoditas ikan tangkap.
"Kemarin sore di Singapura, saya membuat satu keputusan, yakni memulai ekspor perikanan tangkap. Dabatuka Bismillah. Semoga Bandar Laut Dunia Grup - BALAD Grup mampu membawa Indonesia menjadi Kiblat Usaha Perikanan Dunia dengan menjadi tuan di Negeri Sendiri, di Nusantara," pungkasnya. (mdr/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




