Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Asluchul Alif bersama rombongan saat mendengarkan penjelasan dari Kepala SMA Unggulan CT Arsa Foundation, Usdiyanto. Foto: Ist
Dalam kunjungan ini, rombongan juga meninjau langsung kegiatan belajar-mengajar, fasilitas laboratorium, asrama, dan sistem makan bersama yang diterapkan secara holistik.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation, Usdiyanto, menyambut baik kunjungan dan langkah Pemkab Gresik.
"Luar biasa perhatian Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran. Tidak banyak sekolah mendapat perhatian secepat dan seserius ini. Saya optimis dukungan penuh dari Pemkab Gresik akan menjadikan Sekolah Rakyat sukses," ucapnya.
SR Gresik akan mulai menerima 75 murid pada 30 Juli 2025, dengan sistem pendidikan berasrama. Bangunan eks UPT SMP Negeri 30 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, dimanfaatkan sebagai lokasi awal, lengkap dengan fasilitas kamar, asrama, dan lingkungan belajar.
Pemkab Gresik juga merencanakan pembangunan SR tahap selanjutnya di kawasan bumi perkemahan Desa Raci Tengah, Sidayu, yang telah memiliki masjid dan asrama. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




