Direktur YLBH FT, Andi Fajar Yulianto.
Masalah-masalah tersebut meliputi stunting, kekerasan terhadap anak, termasuk dalam rumah tangga, tindak pidana kekerasan seksual, pencabulan, dan pernikahan anak di bawah umur yang berpotensi merusak masa depan anak serta rawan menimbulkan perceraian.
Menanggapi hal tersebut, Fajar menyerukan adanya komitmen bersama antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat demi terciptanya masa depan yang cerah bagi anak-anak Indonesia.
"Kita harus mampu melindungi anak-anak dari kekerasan dan diskriminasi terbebas dari para predator anak, memenuhi hak-hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum yang optimal akan hak-hak sebagai anak bangsa serta kita upaya bersama untuk membangun lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak," paparnya.
Dengan semangat optimisme, ia percaya bahwa kolaborasi yang kuat dapat mewujudkan Indonesia yang lebih baik bagi generasi mendatang.
"Selamat Hari Anak Nasional 2025, anak Indonesia hebat menuju generasi emas," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




