Tangkapan layar video viral hujan es yang melanda salah satu wilayah di Kediri
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Hujan es melanda di sejumlah titik di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri pada Senin sore (4/8/2025).
Fenomena alam itu dibenarkan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Lukman Soleh.
BACA JUGA:
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
- Antisipasi Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Kediri Bentuk Tim Anti Begal
"Kami mendapatkan laporan terjadinya hujan es di wilayah Plosoklaten," jelasnya.
Lukman menyebut, peristiwa itu terjadi di beberapa desa. Yakni Sumberangung, Pujul, Pranggang dan Plosokidul.
Menurutnya, berdasarkan citra radar cuaca, terpantau pertumbuhan awan konvektif jenis cumulonimbus yang cukup masif di langit Kediri bagian timur.
Adapun penyebab terjadinya hujan es karena pertumbuhan awan dipicu gangguan pola angin di wilayah Samudra Hindia.
Kondisi tersebut menciptakan pola angin siklonik yang berpusat di Selatan Jawa dan menyebabkan konvergensi di wilayah Jatim. Angin dari berbagai arah berkumpul di satu titik dan bertemu dengan kelembapan udara yang cukup tinggi.
Hal inilah yang memperkuat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Plosoklaten dan sekitarnya.
“Kecepatan anginnya memang tidak terlalu signifikan, namun kelembapannya cukup basah, jadi memperkuat pembentukan awan,” jelasnya.
Menurut Lukman, kondisi atmosfer seperti ini diperkirakan akan berlangsung dalam 2–3 hari ke depan.
Warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan hujan es.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




