Sabtu, 15 Mei 2021 19:05

Pemkab Gresik Latih 100 Operator untuk Layani Pengaduan Masyarakat Miskin

Selasa, 20 Oktober 2015 17:19 WIB
Pemkab Gresik Latih 100 Operator untuk Layani Pengaduan Masyarakat Miskin
Nurul Sari dari Unair ketika memberikan materi workshop operator. foto: syuhud/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Pj Bupati Akmal Boedianto terus berupaya lakukan berbagai cara untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar semua lapisan masyarakat tersentuh program pemerintah. Salah satu caranya, dengan menguatkan para operator yang berada di tingkat pedesaan melalui workshop.

Siang tadi (20/10), Bagian Humas Pemkab Gresik mengadakan workshop operator system informasi manajemen penanganan pengaduan masyarakat berbasis teknologi informasi yang diikuti oleh 100 orang operator pengaduan, yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja. Kegiatan tersebut dibuka langsung Pj Bupati, Akmal Boedianto. 

Dalam sambutannya, Akmal Boedianto berharap kepada operator pengaduan di lingkungan Pemkab Gresik untuk memberi pelayanan lebih baik kepada Maskin (masyarakat miskin). Terlebih, yang tinggal di perdesaan. "Kita harus membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat miskin, agar kita mengetahui persoalan yang mereka hadapi," katanya. 

Menurut Akmal, PNS dalam menerima pengaduan masyarakat, terutama masyarakat miskin harus ekstra sabar. Sebab, PNS ini adalah pelayan. Sebagai pelayan tentu harus melayani rakyat dengan sebaik-baiknya, terutama rakyat miskin. "Rangkul mereka, ajak duduk dan dengan penuh kesabaran, ditanya keinginannya dan difasilitasi. Kalau rakyat yang gak miskin tentu mereka bisa melakukan pengaduan sendiri lewat online," ujarnya.

BACA JUGA : 

Segera Dibangun, RS Gresik Selatan Berpeluang Didirikan di Desa Tanjung Kedamean

Bupati Gus Yani Serahkan JPS kepada 24.532 Guru Ngaji dan Marbot

Bupati Gresik Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan Sesuai Zonasi PPKM Mikro

DPRD Gresik Terima Ranwal RPJMD 2021-2026, Tapi dengan Sejumlah Catatan

Akmal mengakui peran operator pengaduan sangat penting. Sebab, operator pengaduan sebagai ujung tombak pengaduan yang ada di masyarakat. "Peran operator menentukan sukses tidaknya pelayanan masyarakat. Anda harus punya intelektualitas, kemampuan menyeleksi serta kecepatan dalam menangani dan menyampaikan pengaduan kepada pembuat kebijakan. Kecepatan ini penting, karena akan menentukan kebijakan atas keinginan masyarakat," jelasnya.

Sementara Kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono mengatakan, dengan memanfaatkan teknologi informasi, pengaduan yang ada di Bagian Humas Setda Gresik akan selangkah lebih maju. Selama ini, pemerintah desa dan kelurahan dalam melaksanakan pengaduan berkala dilaporkan secara manual. "Setelah mereka ikut workshop, mereka bisa langsung melaporkan secara online ke pengaduan.gresikkab.go.id," katanya.

Suyono menambahkan, workshop kali ini tidak hanya memberikan pelatihan pelaporan pengaduan online, tapi juga memberikan materi tentang etika pelayanan publik sesuai Undang-undang RI No. 25 tahun 2009.

"Kami juga memberikan materi tentang modul pengoperasian dashboard sisten informasi manajemen penanganan pengaduan masyarakat. Kami mendatangkan Nurul Sari, staf pengajar dari Unair Surabaya," pungkasnya. (hud/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...