Gubernur Khofifah saat mengunjungi Workshop Batik Tulis Shalempang di Sampang.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk mencintai dan mempromosikan batik tulis asli Sampang sebagai warisan budaya yang patut dibanggakan. Ajakan ini disampaikan saat mengunjungi Workshop Batik Tulis Shalempang di Sampang, Minggu (10/8/2025).
Menurut Khofifah, Batik Sampang memiliki kemiripan dengan Batik Pamekasan, namun dari segi pewarnaan cenderung lebih jernih dan mengarah ke warna alam.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
“Sekilas ada kemiripan antara Sampang dan Pamekasan, namun terkait pewarnaan lebih jernih dan warna alam yang sangat mirip dengan Batik Cirebon,” ujarnya.
Ia menilai, kemiripan itu sebagai bentuk pertemuan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Batik, menurutnya, bukan sekadar kain, melainkan produk seni dan budaya yang memiliki nilai tinggi.
“Ini artinya juga ada pertemuan antar budaya. Sehingga pembatik itu sebenarnya pelaku seni, tapi dia juga industri. Seni membatik sendiri memiliki tahap yang luar biasa,” tuturnya.
Meski memiliki kualitas tinggi, Batik Sampang dinilai masih membutuhkan promosi lebih luas dibanding batik dari daerah Madura lainnya seperti Tanjung Bumi, Pamekasan, dan Sumenep yang lebih dikenal pasar.
“Karena di sini berada antara Tanjung Bumi yang luar biasa dan kemudian Pamekasan yang pemasarannya lebih bagus karena memang berani dengan warna dan desain kontemporer,” kata Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




