Gubernur Khofifah saat menerima penghargaan di AIGIS 2025.

Potensi migas ini dinilai menjadi sumber energi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, mencakup sektor industri, pembangkitan listrik, hingga kebutuhan rumah tangga.
Sejak 2023, Pemprov Jatim telah membentuk Forum Industri Hijau yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku industri, lembaga keuangan, dan lembaga sertifikasi.
"Industri Hijau pada dasarnya bukan hal baru di Jawa Timur sejak tahun 2023, kita sudah fokus lewat Forum Industri Hijau yang secara signifikan meningkatkan jumlah perusahaan industri tersertifikasi industri hijau. Lewat forum itu, harapannya akan meningkatkan kesadaran pelaku industri dalam penerapan prinsip industri hijau di Jawa Timur," urai Khofifah.
Di sektor hulu migas, Jawa Timur juga aktif mendukung eksplorasi dan produksi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), demi mencapai target nasional satu juta barel per hari pada 2030.
Berbagai kegiatan telah digelar, seperti sosialisasi kebijakan industri hijau di kabupaten/kota, bimbingan teknis sertifikasi, hingga Festival Industri Hijau sebagai media kampanye.
"Penghargaan ini jadi apresiasi nasional atas dedikasi dan kontribusi luar biasa dari berbagai pihak yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan tetapi juga menumbuhkan kemajuan industri di Indonesia. Terima kasih atas kerja kerasnya. Mari bersama wujudkan Jawa Timur yang maju dan berdaya saing bagi Indonesia yang semakin berdaulat," ucap Khofifah. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




