Ditreskrimsus Satgas Pangan Polda Jatim saat memantau harga sembako di pasar.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardhono, menjelaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan harga beras di pasaran masih relatif tinggi. Oleh karena itu, Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Bulog bergerak cepat menggelar operasi pasar melalui penyaluran beras SPHP.
"Sore ini kita melakukan Gerakan Pangan Murah di Pasar DTC Wonokromo bersama Bulog dan dinas terkait lainnya. Dari hasil pengecekan, harga beras di pasar tradisional maupun modern memang masih tinggi. Karena itu, hari ini kita melaksanakan penjualan beras SPHP dengan harga murah," jelas Lintar.
Pada kegiatan kali ini, sebanyak 2 ton beras SPHP disalurkan kepada masyarakat. Program tersebut akan digelar rutin setiap hari selama minimal dua minggu ke depan.
"Targetnya adalah menjaga stabilisasi harga sekaligus memastikan ketersediaan stok beras di masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah (Wapimwil) Bulog Jatim, Sugeng Hardono, menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Polda Jatim dalam mendukung stabilisasi harga pangan.
"Kami dari Bulog Kanwil Jatim berterima kasih atas dukungan penuh dari Polri, khususnya Polda Jatim. Program ini memberi kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas," ujarnya.
Sugeng menambahkan, hingga 25 Agustus 2025, Bulog bersama Polda Jatim telah menyalurkan 4.500 ton beras SPHP melalui GPM di berbagai wilayah Jawa Timur. Adapun target penyaluran hingga akhir Desember 2025 mencapai 173 ribu ton.
"Kami optimistis target ini bisa tercapai. Selain GPM, kami juga memperluas jaringan penjualan beras SPHP melalui kios-kios di pasar agar masyarakat lebih mudah mendapatkannya. Semakin banyak saluran distribusi, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat," pungkasnya.
Sebagai bentuk pengawasan dan pelayanan, Satgas Pangan Polda Jatim juga membuka Posko Satgas Pangan di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim lantai 2. Masyarakat dapat langsung melapor atau menghubungi Hotline 081959719597 apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan terkait distribusi dan harga pangan. (rus/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




