Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia.
"Dia dikenal dengan senyuman manis, kalau kata wong Suroboyo, meseme manis. Manis di sini, ia tulus saat memberikan senyuman, jadi kesan humble, merakyat, memang terlihat alami,” ucap alumni Pesantren Tebuireng, Jombang, itu.
Ia yang pernah memimpin Barisan Penguatan Neng Lia (Benteng Lia), menambahkan bahwa Ning Lia memiliki identitas politik yang berbeda.
“Ibarat orang, begitu kenal dengan sosok Ning Lia, mereka langsung suka. Berbeda dengan tokoh-tokoh politik lainnya yang mayoritas dikenal tapi belum tentu disukai. Sekarang era heterogenitas pandangan, jadi setiap masyarakat bebas menyukai atau tidak menyukai, bahkan alasannya tidak selalu logis. Namun Ning Lia beda, ia memang disukai,” paparnya.
Lia Istifhama dikenal sebagai peraih suara 'jumbo' dalam Pemilihan DPD RI pada 14 Februari 2024. Dengan tagline jilbab ijo, ia berhasil meraih 2.739.123 suara dan melenggang sebagai senator Jawa Timur.
Saat ini, Ning Lia duduk di Komite III DPD RI yang membidangi urusan pendidikan, agama, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Bidang tersebut semakin memperkuat kiprahnya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat Jawa Timur.
Ia juga dikenal vokal dalam berbagai isu strategis seperti pembatasan LPG 3 Kg, sekolah inklusif, otonomi daerah berkeadilan, kenaikan PBB, hingga PPHN (Pokok-Pokok Haluan Negara) dalam konteks pembangunan nasional. (mdr/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




