Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi akan mengevaluasi total program MBG di Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, akan mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya, setelah ada kasus 13 siswa mengalami keracunan.
“Pasti kami akan berjanji mengevaluasi secara total, baik itu menu, cara penyajianya, semuanya akan kita lakukan evaluasi secara menyeluruh,” kata Yuhronur, Kamis (18/9/2025).
BACA JUGA:
- Terkait Dugaan Perselingkuhan Eks Camat Karanggeneng, Bupati Lamongan Angkat Bicara
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Upaya Pertahankan Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Siapkan Langkah Atas Kekeringan
Ia menegaskan, tim akan secepatnya melakukan uji laboratorium sampel MBG, untuk mencari penyebab pasti keracunan pada belasan siswa SMAN 2 Lamongan.
“Untuk penyebab dimananya, kita akan secepatnya melakukan menganalisis, dan juga kita akan meneliti sampel tersebut ke laboratorium,” ungkapnya.
Hasil pengujian ini, lanjut Yuhronur, akan membuktikan apakah benar keracunan ini disebabkan oleh MBG, atau mungkin ada penyebab dan kondisi lain.
Sementara itu, Humas RSI Nasruh Ummah, Irmayanti, menuturkan bahwa dari 13 siswa yang mengalami keracunan, empat diantaranya sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.






