Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi akan mengevaluasi total program MBG di Lamongan.
"Ini ada kasus keracunan makanan dari MBG. Ini dari SMA Negeri 2 Lamongan. Yang ke IGD ini tercatat sekitar 13 pasien. Tapi untuk yang empat orang tadi sudah rawat jalan, pulang," jelas Irma.
Ia juga memastikan, belasan siswa yang mengalami gejala mual dan muntah itu memang keracunan MBG. Hal itu karena pihaknya telah mengonfirmasi ke Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
"Ini juga sudah diindikasikan sama bapak-bapak yang dari pihak MBG," pungkasnya.
Atas kejadian ini, Kepala Sekolah SMAN 2 Lamongan, Sofyan Hadi, menyampaikan bahwa program MBG di sekolahnya dihentikan untuk sementara waktu, sambil menunggu perkembangan.
"Untuk hari ini (MBG) sementara berhenti dulu sampai menunggu hasil sampelnya, Insya Allah minggu depan sudah mulai lagi," ungkap Sofyan. (gyw)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




